Top Module Empty

Menu

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini13
mod_vvisit_counterKemarin51
mod_vvisit_counterMinggu ini379
mod_vvisit_counterBulan ini1108
mod_vvisit_counterTotal663622

Home arrow Profile
Profil E-mail
Tuesday, 15 February 2011

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG

 

A.     Dasar Penyelenggaraan Pendidikan

Penyelenggaraan pendidikan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang mengacu pada:

1.       UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2.       UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

3.       PP Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan;

4.       PP Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

5.       Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 890/Menkes/SK/Per/VII/2007, tanggal 2 Agustus 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan;

6.       SK Mendiknas Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa;

7.       SK Menteri Kesehatan RI Nomor : HK.00.06.2.4.3199, Tanggal: 14 September 2004, tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Jenjang Pendidikan Tinggi Pendidikan Tenaga Kesehatan;

8.       SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: OT.02.03/1/4/03440.1 Tanggal: 1 Juli 2008 Tentang Pedoman Organisasi dan Tatalaksana Politeknik Kesehatan Depkes.

9.       Standar Proses Pembelajaran Pendidikan Tenaga Kesehatan, Pusdiknakes, Depkes RI, 2009.

10.   Standar Proses Pembelajaran Pendidikan Tinggi, Badan Standar Nasional Pendidikan, 2010.

11.   Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Berbasis ISO 9001:2008.

 

B.        Tujuan

1.    Tujuan Umum

Menghasilkan tenaga kesehatan unggulan bertaraf internasional yang  bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, profesional, dan mampu bersaing di era global.

2.    Tujuan Khusus

Pada akhir tahun 2011 telah berhasil mencapai target program pelaksanaan kegiatan-kegiatan :

a.    Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan dan Pengajaran, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Penelitian dan Pengembangan)  berbasis IPTEK. 

b.    Pembinaan dan pengembangan kehidupan beragama seluruh unsur sivitas akademika Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

c.     Pembinaan dan pengembangan manajemen SDM, sarana dan prasarana, dana, informasi dan tata kerja  institusi Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

d.    Peningkatan kesejahteraan semua unsur pelaksana kegiatan institusi Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

e.    Penciptaan suasana belajar, suasana kerja yang kondusif di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

f.      Kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam operasional Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

g.    Jaringan kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa penyaluran tenaga kerja ke luar negeri.

C.        Kedudukan

Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang adalah unit pelaksana teknis Kementerian Kesehatan RI yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang dipimpin oleh seorang Direktur dan dalam melaksanakan tugas sehari-hari secara teknik fungsional dibina oleh Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan.

D.        Tugas

Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang mempunyai tugas melaksanakan pendidikan tenaga kesehatan yang profesional  dalam program Diploma I, Diploma II, Diploma III dan atau Program Diploma IV sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

E.         Fungsi

Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, mempunyai fungsi:

1.    Melaksanakan pengembangan pendidikan tenaga kesehatan yang profesional dalam sejumlah keahlian di bidang kesehatan.

2.    Melaksanakan penelitian di bidang pendidikan profesional bidang kesehatan.

3.    Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

4.    Melaksanakan pembinaan sivitas akademika dalam hubungannya dengan lingkungan.

5.    Melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi.

 

F.         Strategi

Untuk mencapai tujuan, visi, dan misi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang menerapkan strategi:

1.          Mencapai komitmen dan pemahaman yang sama semua unsur pimpinan dan pelaksanaan terhadap visi dan misi Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

2.          Melaksanakan program unggulan.

3.          Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan.

4.          Menyiapkan tenaga kesehatan berstandar Internasional.

5.          Mengidentifikasi dan memobilisasi kemampuan sumber daya Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

6.          Menata organisasi dan memberdayakan semua unit kerja pada institusi Polteknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

7.          Menyelenggarakan rapat–rapat / pertemuan kerja penyusunan program– program spesifik pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

8.          Melaksanakan kerjasama lintas program dan lintas sektor.

9.          Menjalin hubungan kerja Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang dengan perusahaan penyalur jasa tenaga kerja.

10.       Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dosen dan mahasiswa.

11.       Membina sivitas akademika (dosen, karyawan, mahasiswa, alumni) untuk optimalisasi performance dan kinerja Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

12.       Membina dan memantau kehidupan beragama sivitas akademika Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

13.       Meningkatkan kesejahteraan seluruh unsur sivitas akademika Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

14.       Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

15.       Melakukan review jurnal kemajuan dan perkembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

16.       Menyusun rencana pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang secara berkesinambungan.

 

G.        Profil Lulusan

Lulusan memiliki integritas tinggi, dengan karakteristik:

1.    Disiplin, mandiri, berkemauan keras, jujur, bertanggungjawab, terbuka dan tanggap terhadap bidang kerjanya.

2.    Menerapkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sesuai dengan bidang keahliannya.

3.    Memiliki keterampilan tambahan yang mendukung bidang keahliannya.

 

H.        Ciri Pendidikan

Ciri-ciri pendidikan yang dikembangkan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang adalah:

1.     Profesi dan keahlian.

2.     Kemampuan penalaran dan keterampilan mengenai masalah praktis.

3.     Aplikasi konsep dasar dengan kasus nyata di lapangan.

4.     Pengintegrasian teori dan praktik.

 

Terakhir diperbaharui ( Thursday, 21 July 2011 )
 
© 2018 www2.poltekkes-smg.ac.id
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.